Obrolan santai itu mengalir setelah makan siang waktu itu, awalnya gw nanya apa bedanya vit c merk x yang gw minum dengan vit c merk y yang teman gw minum, dia menjawab merk y lebih banyak mengandung kalsium … bla … bla … obrolan di selingi dengan canda tawa.
Kata temen gw yg lain ‘teh dan kopi bisa menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh’ loh, gw hanya tertawa mendengarnya … masa sih ??? kemudian argumen beliau di tegaskan oleh perkataan sang dokter pribadi serta pengalaman pribadinya pula …’nih buktinya gw ga tinggi2, gara2 dari kecil gw selalu minum teh dan kopi serta tidak pernah minum air putih dan gw paling ga bisa minum air putih’ … bukannya tinggi badan terbentuk karna faktor keturunan dan gaya hidup, yah contohnya klo kedua orang tua kita tinggi sedangkan kita pendek bisa juga karna gaya hidup kita yg ga pernah olah raga dan lain sebagainya??
Karna penasaran dan ingin tahu pernyataan tersebut benar atau tidak lalu gw coba search di google, dan ternyata ada dua pendapat salah satunya mengatakan bahwa Menurut Susan Brown Ph.D, seorang ahli nutrisi dan Kepala Proyek Pendidikan Osteroposis (Osteophorosis Education Project), di AS, minuman yang mengandung kafein dapat menghalangi penyerapan mineral dan kalsium di dalam tubuh. Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein lebih dari 4 cangkir sehari berarti selain menghabiskan mineral yang ada di dalam tubuh kita, seperti magnesium, sodium dan klorida juga dapat mengurangi kandungan kalsium pada tulang. Akibatnya akan terjadi pengeroposan tulang. Beberapa studi telah dilakukan dan berhasil memberi kesimpulan bahwa para wanita sangat rawan terhadap kafein. Terutama bagi wanita dengan usia yang mendekati 40 tahun -situs hanyawanita-
Sedangkan pada situs yang lainnya berpendapat bahwa hasil penelitian mutakhir telah menerbitkan harapan baru: mereka yang biasa minum teh sejak mudanya, risikonya terkena osteoporosis menjadi jauh berkurang. Hal ini terungkap dalam laporan hasil penelitian Verona M Hegarty (2000) dan para peneliti dari Clinical Gerontology Unit, University of Cambridge School of Medicine serta Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge, Inggris, yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition (2000). Hasilnya, ukuran BMD tulang-tulang peminum teh secara signifikan lebih besar dari pada kelompok bukan peminum teh. Ukuran BMD yang besar menunjukkan kekerasan tulang sehingga tidak mudah rapuh. Temuan tersebut menambah satu lagi manfaat kesehatan minum teh sekaligus paradoks teh. Soalnya selama ini ada anggapan bahwa tanin menghambat penyerapan dan kafein meningkatkan kehilangan kalsium tubuh, mineral utama yang diperlukan untuk pembentukan dan menjaga kesehatan tulang. Ternyata efek negatif tersebut tidak berlaku pada tanin dan kafein teh. -situs outea-
Jadi tambah bingung, yg bener yang mana ya ??? secara 22nya pakai uji penelitian …… Tapi yang pasti, yang bener hanya Allah SWT …
… dari pada bingung-bingung mikir yang mana yang bener mending terserah padaNYA, tinggi/pendek, gemuk/kurus, putih/hitam yang penting harus mensyukuri apa yang telah diberi olehNYA dan bisa menjaga amanah yang Allah berikan
karna cantik/ganteng itu relatif, dan bagiNYA bukan dilihat dari fisik tapi kadar keimanan seseorang (mudah2an gw termasuk yang cantik dimataNYA … aminnnn
)
@My Office

Makasih ilmunya..
Besok gua mau rajin minum teh ah, biar tulangnya kuat.. Amin.. amin.. amin.. Hehe..
Oh ya, soalnya kl tulang kuat, bisa gendong temen yang capek naik gunung..