Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2009

Angkung untuk Mengobati Stroke

Rabu, 22 Mei 2002

kiat201502021Mengatasi stroke dengan angkung kenapa tidak? Tapi karena harganya mahal, tak ada salahnya mencoba dengan ramuan akar daun dewa. Tumbuhan ini mudah didapat. Meramunya pun tidak terlalu sulit.

Stroke adalah terganggunya fungsi otak lantaran ada hambatan dalam aliran darah ke otak. Ia bisa menyerang siapa saja, dari bayi, anak-anak hingga dewasa. Menurut dr. Wendra Ali Sp.S, anggota Pusat kajian Otak Indonesia (PUSKOI) FKUI, sekitar 20 persen penderita stroke berusia antara 18 sampai 45 tahun. Sementara itu dr. Alfred Sutrisno Sp.BSA di sebuah simposium mengatakan bahwa stroke merupakan pembunuh manusia nomor tiga di dunia, setelah jantung dan kanker. Berdasarkan penelitian di Amerika ada 500.000 penderita stroke per tahunnya. Ada 144.000 penderitanya meninggal, dan 67 persennya mengalami kecacatan.

Lantas bagaimana mengatasinya? Diketahui ada beberapa cara mengobati stroke. Bila dengan tindakan medis, biasanya menggunakan obat R-TPA (Tissue Plasminogen Activator) dan heparin. Sementara itu, sebagian besar masyarakat Cina menyakini angkung bisa mengobati perdarahan otak dan penyumbatan pembuluh darah otak.

Obat Kaisar
Bila kita bicara mengenai kandungan angkung atau Angong Niuhuang Wan, hingga kini belum banyak orang tahu. Apalagi hasil uji klinisnya. Karena memang di negeri asalnya Cina, komposisi angkung sendiri tidak pernah disebutkan dengan jelas. “Biasanya bahasa komposisi yang digunakan adalah bahasa botani, yang kalau kita cari tidak akan pernah ada. Jadi hanya si pembuatnya saja yang mengetahui isi kandungannya. Lain dengan jamu-jamuan Indonesia yang begitu fair,” sebut Sinshe Joe, pemilik Holistik Matol Optimal Health Care di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Pihak produsen di Indonesia sendiripun bila ditanya komposisi dalam tiap pil angkung tak ada yang bisa menjawabnya dengan pasti.

Karena hanya ada di Cina saja, harga angkung menjadi sangat mahal. Harga 1 kotak angkung yang berisi 1 pil bisa mencapai Rp. 250.000. Bahkan harga angkung mengikuti patokan rupiah terhadap dolar. Pernah seorang herbalis membeli untuk pasiennya dengan harga Rp. 375.000 per butir. Dari harganya yang mahal itu angkung dinyakini pula bisa mengobati radang selaput otak, radang paru, radang otak, disentri dengan kekurangan cairan tubuh, koma karena penyakit hati dan kejang pada anak-anak.

Sebenarnya angkung adalah obat bagi para kaisar dan orang-orang tertentu di daratan Cina sejak berabad-abad lalu. Makanya dulu rakyat biasa tak bisa memperolehnya. Selain mahal, obat itu tak bisa bermanfaat untuk sekali minum saja. Menurut pengalaman yang ada “Bagi orang dewasa yang terkena stroke parah bisa 1-20 kali sebutir sehari. Dan itu biasanya dikonsumsi hingga 6-8 hari. Tapi untuk kasus stroke ringan biasanya cukup 2 kali sebutir sehari,” ujar Sinshe Joe lagi. Sinshe Joe menambahkan bahkan ada pasien yang sekarang telah berusia 99 tahun masih nampak segar dan semua giginya masih utuh berkat mengkonsumsi sebutir angkung tiap bulan.

Jangan Salah Yang Pilih
Karena mahalnya harga, serta sulitnya untuk membuat sendiri, kini ditemukan banyak angkung palsu. Makanya jangan sampai terkecoh hanya dengan melihat penampilan luar kotak pembungkus yang biasanya serupa. Untuk yang asli, setelah dibuka kotaknya akan berisi angkung yang dilapisi bungkus keemasan. Dan angkungnya sendiri mirip jenang Kudus yang lentur, bila dipatahkan akan sangat mudah sekali. Dan ketika diseduh dengan air panas akan cepat sekali larutnya bahkan tidak dalam hitungan 1 menit. Sementara untuk yang palsu ciri-ciri di atas sebaliknya. Yang asli masih disertai label dan hologram produsennya

Repotnya lagi bila mendapati angkung palsu setelah kita membuka kotak pembungkusnya, penjual tak mau terima kembali walau yang dibeli konsumen kedapatan palsu. Memang, biasanya angkung palsu masih mempunyai khasiat menyembuhkan. Hanya saja daya sembuhnya bisa 2 kali lipat lebih lama dari yang asli. Di Jakarta, obat angkung bisa diperoleh di toko-toko seperti di kawasan Glodok, Jakarta Kota @ Hendra Priantono

www2.kompas.com/kesehatan

Read Full Post »

Sudah beberapa hari ini jalanan lumayan lancar ga seperti biasanya yang selalu macet di titik-titik tertentu, apalagi kalo hari senin tiba … wuihhhhh macetnya sampe minta maap minta ampyun dech. Karena peraturan pemerintah DKI jakarta yang mewajibkan anak sekolah untuk masuk lebih pagi jadi jalanan lumayan lancar.

Sekarang jadi dijadwal anak sekolah berangkat lebih pagi baru kemudian pekerja kantoran, jadi penumpukan kendaraan pada waktu yang bersamaan sudah mulai berkurang, sebagai contoh jalur yang setiap hari gw lalui daerah TB simatupang khususnya di depan sekolah cikal, wuihhh itu klo pagi biasanya muacetnya (karena satu orang murid menggunakan satu mobil, misalnya klo ada 75 orang murid otomatis ada 75 mobil yang setiap hari antar jemput mereka, bisa dibayangkan macetnya kaya apaan) tapi sekarang sudah mulai lancar, nah penumpukan kendaraan pribadi ini yang memicu kemacetan di daerah sekitar situ …..

Banyak temen-temen guru dan orang tua murid yang mengeluhkan peraturan dari pemerintah ini, tapi menurut gw sih ambil positifnya aja dengan begitu anak-anak kita bisa lebih disiplin untuk bangun pagi jadi kan sholat subuhnya bakalan tepat waktu, syukur-syukur sekalian sholat di masjid sama-sama 😀 .

Read Full Post »