Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus, 2009

AYAH

AYAH … Beliau adalah sosok yang terkadang di nomor duakan tapi peranannya sangat penting bagi kehidupan kita, sebaliknya IBU adalah sosok yang sangat dimuliakan di sanjung dan dihargai, ini terbukti banyak hadits atau ayat yang menerangkan tenatang ibu seperti “surga dibawah kaki ibu” … Riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan “Siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Rasul menjawab Ibumu. Kemudian siapa? Ibumu. Lalu?, Ibumu, baru kemudian Bapakmu dan keluarga terdekat yang lain.”. Dalam QS. Al-Ahqaf, 46: 15 menjelaskan bahwa “Kami wasiatkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya; karena ibunya telah mengandungnya dengan penuh kesusahan dan melahirkannya dengan penuh kesakitan”. Bahkan di Negara kita ada yang namanya hari Ibu, satu penghormatan untuk pengorbanan seorang ibu. Begitu mulianya kedudukan ibu di mata Allah.

AYAH … ayah juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam kelangsungan kehidupan keluarganya, beliau memiliki beban yg sangat berat. Ayah yang melindungi seluruh anggota keluarganya, beliau yang mencari nafkah banting tulang dari pagi sampai malam, mungkin itu yang membuat sebagian anak berfikir bahwa yang lebih berperan dan dominan adalah seorang ibu, karna mereka melihat ibu lah yang selalu berada di samping mereka saat sedih maupun bahagia, sedangkan sang ayah sibuk bekerja dari pagi hingga larut malam, padahal tanggung jawab ayah sangat besar untuk keluarganya.

AYAH … Ayah memikirkan bagaimana hari ini dan esok istri dan anaknya dapat makan, beliau berfikir dan bekerja keras untuk itu. Ayah memikirkan bagaimana keluarganya dapat tempat tinggal yang nyaman agar keluarganya terbebas dari rasa dingin dan panas. Ayah memikirkan bagaimana anaknya bisa sekolah sampai jenjang yang paling tinggi dan mempunyai lebih banyak kesempatan daripada dirinya.

Sebagian pria (Ayah) tidak dapat mengekspresikan rasa sayangnya dengan mudah pada setiap orang yang dicintainya, kadang mereka terlihat cuek bahkan tidak perduli kepada orang yang di cintainya, padahal cinta mereka sangat besar bahkan tak terhingga. Ayah terlihat lebih galak dan tegas kepada kita, padahal sebenarnya mereka tidak ingin kita terluka, Ayah terlihat lebih cuek pada saat kita sakit sebenarnya mereka sangat mengkhawatirkan kita, ayah tidak pernah menangis saat kita terluka atau pun bahagia sebenarnya dia lebih sedih atau bahagia atas apa yang terjadi pada kita.

Ayah begitu besar pengorbananmu, begitu besar cinta kasihmu, terima kasih untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap helai rambut hitammu yang berubah putih karna memikirkan kami, untuk setiap kerutan di wajahmu yang berfikir keras untuk kebahagiaan kami, untuk setiap rasa khawatir yang kau rasakan, untuk setiap air mata yang kau keluarkan … walaupun kami selalu mengecewakanmu dan menghianati kepercayaan yang telah kau berikan … Terima kasih atas semua pengorbanan yang telah kau berikan, mungkin kami tidak bisa membalas atas apa yang telah engkau berikan semoga Allah memberikan tempat yang mulia untukmu ……

I dedicate for father in the world
Especially for my father ‘hope u get well’

Read Full Post »

Baby Blues Syndrome

Sebagai seorang ibu baru anda juga perlu memberi perhatian terhadap apa yang anda “rasakan atau perasaan anda” sehingga apa yang disebut sebagai “baby Blues” / depresi pasca persalinan tidak timbul perlahan dan mengenai anda secara tiba-tiba…….apakah itu Baby Blues Syndrome?
Sebagai seorang ibu baru anda juga perlu memberi perhatian terhadap apa yang anda “rasakan atau perasaan anda” sehingga apa yang disebut sebagai “baby Blues” / depresi pasca persalinan tidak timbul perlahan dan mengenai anda secara tiba-tiba .

Adalah normal bila anda mempunyai perasaan tak mampu dan sedih dalam beberapa hari setelah melahirkan.

“Baby blue” adalah kondisi yang sering terjadi dan mengenai hampir pada 50 % ibu baru.

Umumnya terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan, dan cenderung lebih buruk sekitar hari ke tiga atau empat setelah persalinan.

“Baby blue” terjadi karena tubuh anda sedang mengadakan perubahan fisikal yang besar setelah anda melahirkan, hormon-hormon dalam tubuh juga akan mengalami perubahan besar dan anda baru saja melalui proses persalinan yang melelahkan. Semua ini akan mempengaruhi perasaan anda. Anda harus sabar dengan diri anda sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.

Beberapa hal yang dapat membantu anda untuk mengatasi “baby blues”:

• Ambillah waktu untuk diri anda sendiri, dan berikan kesenangan untuk anda sendiri.

• Bacalah majalah, berbincanglah dengan saudara atau teman dekat anda.

• Beristirahatlah sedapat mungkin. Biarkan pasangan anda atau keluarga membantu anda dengan kegiatan rumah tangga dan mengurus si kecil sementara.

• Batasilah teman-teman yang akan mengunjungi anda untuk menunggu satu atau dua minggu.

Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya mengkonsultasikan dengan dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.

Gejala-gejala dari depresi pasca persalinan:

• Dipenuhi oleh perasaan kesedihan dan depresi disertai dengan menangis tanpa sebab.

• Tidak memiliki tenaga atau sedikit saja.

• Perasaan bersalah dan tidak berharga.

• Menjadi tidak tertarik dengan bayi anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan kuatir terhadap bayinya.

• Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan.

• Penurunan berat badan yang disertai tidak mau makan.

• Perasaan takut untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya.

• Tidak dapat tidur.

• Tidur berlebihan.

Ingat untuk mencoba konsultasikanlah apa yang anda rasakan dan pikirkan dengan orang terdekat anda dan tak perlu malu untuk membicarakan dengan dokter anda, sehingga bila memang anda memerlukan penanganan lanjut, semuanya akan dilakukan seDINI mungkin.

(c)Dr.Suririnah – http://www.infoibu.com

NB : Cayooo my brother, sing sabar 🙂

Read Full Post »