Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Wanita’ Category

Tahun ini saya di kelilingi oleh banyak wanita-wanita hamil, terlihat aura kebahagiaan di wajah mereka, menurut beberapa bahkan seluruh wanita yang ada di dunia ini mengatakan bahwa hal yang paling membahagiakan bagi seorang wanita adalah menikah dan mempunyai keturunan yang sehat dan soleh, saya sangat sependapat dengan mereka. Saya sangat kecewa sekali jika ada seorang wanita yang melakukan aborsi, dimana naluri keibuan mereka, di saat banyak sekali wanita-wanita yang sulit dan mendambakan kehadiran seorang anak ditengah-tengah keluarga, sedangkan mereka yang diberi berkah hamil dengan sangat tega dan tidak berprikemanusiaan membunuh/aborsi dengan alasan malu, khawatir atau cemas tidak bisa mendidik dan memberikan nafkah kepada anaknya, padahal Allah SWT telah berfirman “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar”. (al-Israa’ [17] : 31).  (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

PERNIKAHAN

Belakangan ini banyak sahabat, teman dan keluarga yang melangsungkan pernikahan (Barakallahu lakum wa Baraka ‘Alaiykum). Banyak yang menikah dan banyak pula yang menanyakan kapan menikah … hehehehe …. Biasanya dijawab dengan “mudah-mudahan secepatnya … minta doanya ya”  😉 (lebih…)

Read Full Post »

First Love

xxxx: nah sekarng dia miscall
xxxx: makanya g telpon
kirei_amai: hehehehe …
kirei_amai: emang klo first love never forget ….
kirei_amai: trus tadi lo ngomong apa?
xxxx: bilang maaf ini siapa…
xxxx: trus dia lama baru bilang…
xxxx: g tanya Mr x..
xxxx: trus dia bilang iya
xxxx: g langsung oh ya udah sori ganggu
xxxx: cuma mo tanya no siapa ini
xxxx: ….
kirei_amai: hihihi ….
kirei_amai: first love bukan siapa yang pertama kli jadi pacar kita …
kirei_amai: but first love adalah siapa yang pertama kali benar-benar menyinari hati kita …
xxxx: he..he..
xxxx: iya makanya g mo cepat2 langsung tutup
xxxx: biar g ada feel missing
xxxx: he..he..
xxxx: 真的好感激你啊

(lebih…)

Read Full Post »

Wanita Tua itu Seorang Dosen

Ga nyangka kalo umurnya sudah 70 tahun, dari penampilan fisik sih keliatan seperti baru berumur sekitar 50-55 tahun. wajahnya begitu segar walaupun keriput memenuhi seluruh kulitnya yang cerah itu. Semangat mengajarnya juga cukup kuat, walaupun harus bersusah payah menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencapai tempat mengajarnya.

Ceritanya mengalir lancar dari mulutnya ketika beliau memperkenalkan dirinya dan mulai menceritakan kehidupannya. Beliau terlahir sebagai seorang muslimah dari keluarga militer yang bertempat tinggal di daerah jawa tengah, tapi beliau tidak diperkenalkan ajaran agama yg beliau anut oleh kedua orang tuanya. Bapaknya seorang angkatan darat dan menganut agama hindu yang kemudian menjadi mualaf ketika dia menikah dengan wanita muslim.

Dari mulai SD sampai SMA beliau disekolahkan di sekolah kristiani, setiap hari harus mengikuti ritual keagamaan di sekolah itu (beliau sampe hafal doa2 dan janji maria 🙂 ). Beliau menjadi islam dari gereja … itu yang beliau katakan, perjalanan spiritualnya di mulai pada saat kelas 6 SD, waktu itu beliau harus menjalankan operasi karena usus buntu yg sudah sangat kronis. Beliau di rawat di rumah sakit Kristiani. Ketika itu beliau di tanya oleh seorang suster …
Suster : Agamamu apa ndo’ …
Beliau : Islam suster …
Suster : Kami semua akan solat dan berdoa, sebaiknya kamu juga solat dan berdoa sesuai
agamamu.
Beliau : iya suster
Akhirnya beliau solat dan berdoa, tapi karna dari kecil tidak diajarkan oleh keluarganya akhirnya beliau hanya berdoa jika beliau sembuh, beliau akan belajar solat. Akhirnya ketika beliau selesai operasi yang diminta pertama kali adalah buku solat … Ayahnya sampai kaget mendengar permintaan putrinya.

Dari buku solat itu beliau diajarkan oleh para suster yang notabene berbeda keyakinan, tapi para suster itu dengan sabar mengajarkan setiap lembar yang terdapat dalam buku solat itu. Subhanallah indahnya perbedaan yang begitu damai, andaikan seluruh manusia yang berbeda ini saling toleransi terhadap sesamanya maka tidak ada lagi permusuhan.

Ceritanya terus berlanjut mulai dari keluarga sampai pendidikannya, beliau mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2nya di Amerika pada usianya yg ke 42 tahun. perjalanan studynya di luar negeri sangat menarik, dengan berbagai suka dukanya. Semangatnya untuk terus berkarier di dunia pendidikan sangatlah tampak dari wajahnya, di umur yang rata-rata orang sudah mulai istirahat menikmati hari tuanya, beliau masih dengan semangat menyampaikan ilmunya kepada mahasiswanya, ingatannyapun masih tajam. Bagi sayah seorang pendidik adalah BEKERJA SAMBIL BERAMAL … ( kapan yah 😀 )

Semangatnya patut di contoh oleh generasi muda, dan satu hal yg beliau sampaikan …. “Orang Elite menghindari Konflik” ……

-Tough Woman: Part 1-

Read Full Post »

« Newer Posts